Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui Penyuluh Agama Hindu, Maya Aneka Rella, S.Ag., melaksanakan pembinaan umat Hindu bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, pada Kamis (6/8/2026). Kegiatan ini merupakan bagian dari program pembinaan keagamaan yang dilaksanakan secara berkelanjutan sebagai bentuk pelayanan Kementerian Agama kepada seluruh lapisan masyarakat, termasuk warga binaan pemasyarakatan.


Pembinaan keagamaan tersebut diikuti oleh warga binaan yang beragama Hindu dengan penuh antusias. Kegiatan berlangsung dalam suasana yang khidmat dan interaktif, di mana peserta mendapatkan pendampingan rohani yang bertujuan memperkuat keyakinan, meningkatkan kualitas spiritual, serta menumbuhkan semangat untuk menjalani kehidupan yang lebih baik.


Dalam pembinaan tersebut, Maya Aneka Rella menyampaikan materi mengenai pentingnya meningkatkan Sradha (keyakinan) dan Bhakti kepada Tuhan Yang Maha Esa, penguatan nilai-nilai Dharma, serta penerapan ajaran agama dalam kehidupan sehari-hari. Selain itu, warga binaan juga diajak untuk senantiasa menjaga sikap saling menghormati, menumbuhkan rasa tanggung jawab, memperbaiki diri, dan menjadikan pengalaman hidup sebagai pembelajaran untuk membangun masa depan yang lebih baik.


Kegiatan pembinaan turut diisi dengan persembahyangan bersama dan doa sebagai sarana mendekatkan diri kepada Tuhan Yang Maha Esa. Melalui pembinaan spiritual ini, diharapkan warga binaan memperoleh ketenangan batin, memperkuat keimanan, serta memiliki motivasi untuk menjalani proses pembinaan dengan penuh kesungguhan hingga siap kembali menjadi bagian dari masyarakat.


Maya Aneka Rella, S.Ag., menyampaikan bahwa pembinaan keagamaan memiliki peran penting dalam membentuk karakter dan mental spiritual warga binaan. Menurutnya, ajaran agama tidak hanya memberikan pedoman dalam beribadah, tetapi juga menjadi landasan moral untuk membangun sikap jujur, disiplin, bertanggung jawab, serta mampu menjalin hubungan yang harmonis dengan sesama.


Ia menambahkan bahwa kehadiran penyuluh agama di lingkungan pemasyarakatan merupakan bentuk nyata pelayanan Kementerian Agama dalam memastikan setiap warga negara memperoleh hak untuk mendapatkan pembinaan keagamaan tanpa memandang latar belakang maupun kondisi yang sedang dihadapi. Pembinaan yang dilakukan diharapkan mampu menjadi motivasi bagi warga binaan untuk terus memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah menyelesaikan masa pembinaan.


Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus bersinergi dengan Lapas Kelas IIB Muara Teweh dalam menghadirkan pembinaan keagamaan yang berkesinambungan. Sinergi tersebut diharapkan mampu mendukung proses pembinaan warga binaan secara menyeluruh, sehingga terbentuk pribadi yang religius, berintegritas, serta siap kembali berkontribusi positif bagi keluarga, masyarakat, dan bangsa.