Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Wandi, S.H.AH., M.H., menghadiri sekaligus memandu doa dalam kegiatan pembukaan Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kecamatan Teweh Tengah yang diselenggarakan di Desa Pendreh. Kegiatan ini diikuti sebanyak 64 peserta yang berasal dari berbagai desa di wilayah Kecamatan Teweh Tengah, sebagaimana disampaikan oleh Ketua Panitia Pelaksana dalam laporannya.

Dalam sambutannya, Ketua Lembaga Pengembangan Tandak Intan Kaharingan Kabupaten Barito Utara, Ardiano, S.Ag., M.Pd.H., menyampaikan bahwa Festival Tandak Intan Kaharingan tidak hanya menjadi ajang perlombaan keagamaan, tetapi juga merupakan sarana pembinaan spiritual dan pelestarian nilai-nilai seni budaya luhur umat Hindu Kaharingan di Kalimantan Tengah. Melalui kegiatan ini, diharapkan dapat meningkatkan Sradha dan Bhakti umat kepada Ranying Hatalla Langit (Tuhan Yang Maha Esa), sekaligus menjaga keberlangsungan tradisi keagamaan seperti pembacaan kitab suci Panaturan, pelantunan Kandayu, seni Tandak, serta sastra lisan Karungut.

Lebih lanjut, festival ini juga memiliki peran strategis dalam membentuk karakter dan memperkuat identitas generasi muda agar tetap berpegang pada nilai-nilai luhur budaya di tengah perkembangan zaman. Selain menjadi wadah pengembangan bakat, kreativitas, dan potensi peserta, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan, memperkuat solidaritas sosial, serta menumbuhkan semangat moderasi beragama dan kerukunan antarumat beragama di tengah keberagaman masyarakat.

Kegiatan tersebut turut dihadiri oleh unsur Pemerintah Desa Pendreh, unsur Forum Koordinasi Pimpinan Kecamatan (Forkopimcam), Camat Teweh Tengah, Kapolsek, dan Danramil. Festival secara resmi dibuka oleh Camat Teweh Tengah, Drs. Dudy Bagus Prasetyo, M.S., yang dalam sambutannya menyampaikan pesan Bupati Barito Utara agar masyarakat Desa Pendreh terus menjaga kondusivitas dan mendukung kemajuan desa melalui berbagai kegiatan positif yang dilaksanakan secara meriah dan penuh kebersamaan.

Ia juga mengingatkan masyarakat untuk menjadikan pendidikan sebagai prioritas utama, sejalan dengan program 11-12 Bupati dan Wakil Bupati Barito Utara. Selain itu, masyarakat diimbau agar lebih bijak dan mempertimbangkan kondisi musim dalam membuka lahan guna mencegah terjadinya kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang dapat berdampak luas bagi kehidupan masyarakat. Menutup sambutannya, ia berharap seluruh rangkaian Festival Tandak Intan Kaharingan Tingkat Kecamatan Teweh Tengah dapat berjalan dengan lancar dan sukses.

Melalui penyelenggaraan festival ini, diharapkan nilai-nilai spiritual, seni, dan budaya Hindu Kaharingan semakin lestari serta terus diwariskan kepada generasi penerus. Kegiatan ini sekaligus menjadi momentum untuk memperkuat kerukunan, kebersamaan, dan keharmonisan kehidupan bermasyarakat di Kabupaten Barito Utara.