Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui staf administrasi Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP), Deni Lestari, melaksanakan pelayanan keagamaan berupa ibadah Basarah dalam rangka pemakaman almarhumah Ibu Kumkum di Kelurahan Lahei I, Kecamatan Lahei, pada Kamis, 15 Oktober 2026. Pelayanan ini merupakan bagian dari komitmen Kemenag Barut dalam memberikan pendampingan rohani kepada umat beragama, khususnya bagi umat Hindu Kaharingan, agar dapat menjalankan rangkaian ritual keagamaan sesuai dengan keyakinan dan tradisi yang dianut.
Dalam pelaksanaan ibadah tersebut, Deni Lestari memberikan bimbingan rohani melalui doa penghiburan kepada keluarga yang ditinggalkan. Doa tersebut menjadi bentuk pendampingan spiritual untuk menguatkan hati keluarga dalam menghadapi suasana duka, sekaligus mengingatkan pentingnya ketabahan, keikhlasan, dan pengharapan dalam menjalani masa kehilangan orang terkasih.
Rangkaian pelayanan juga mencakup doa saat penurunan jenazah ke liang lahat serta doa pelepasan almarhumah. Dalam tradisi keagamaan Hindu Kaharingan, prosesi tersebut memiliki makna spiritual yang mendalam sebagai bagian dari penghormatan terakhir kepada orang yang telah meninggal dunia. Doa pelepasan atau buli haluli mengandung harapan agar almarhumah dapat kembali kepada Ranying Hatalla, menyatu dengan Sang Pencipta, dan menuju Lewu Tatau atau surga sesuai dengan keyakinan umat Hindu Kaharingan.
Kehadiran petugas Kemenag Barut dalam pelayanan ibadah pemakaman ini menjadi wujud nyata kehadiran negara melalui Kementerian Agama dalam memberikan pelayanan keagamaan kepada masyarakat. Pelayanan tersebut tidak hanya berfokus pada pelaksanaan ritual, tetapi juga pada pendampingan rohani dan penguatan nilai-nilai kemanusiaan, terutama bagi keluarga yang sedang mengalami kedukaan.
Melalui pelayanan keagamaan yang dilaksanakan secara langsung di tengah masyarakat, Kemenag Barut terus berupaya memastikan umat memperoleh pendampingan sesuai dengan kebutuhan dan keyakinannya. Hal ini sekaligus menjadi bagian dari upaya mewujudkan pelayanan keagamaan yang inklusif, memperkuat kerukunan antarumat beragama, serta menghadirkan nilai-nilai toleransi dan kepedulian sosial dalam kehidupan bermasyarakat.
Semoga keluarga almarhumah Ibu Kumkum diberikan kekuatan, ketabahan, dan penghiburan dalam menghadapi masa duka, serta seluruh rangkaian penghormatan terakhir dapat terlaksana dengan baik sesuai tuntunan dan tradisi keagamaan Hindu Kaharingan.






