Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., menghadiri pembukaan Festival Seni Qasidah (FSQ) ke-XII Tahun 2026 tingkat Provinsi Kalimantan Tengah yang digelar pada Kamis, 15 Oktober 2026, bertempat di halaman Masjid Agung Al-Mukarram, Kabupaten Kapuas. Kegiatan ini menjadi salah satu wadah untuk mengembangkan seni musik Islami sekaligus memperkuat nilai-nilai keagamaan, kerukunan, dan persatuan di tengah keberagaman masyarakat Kalimantan Tengah.

Festival Seni Qasidah XII Tahun 2026 berlangsung pada 14–19 Oktober 2026 di Kabupaten Kapuas dengan mengusung tema “Harmoni Seni Qasidah dalam Bingkai Huma Betang: Merawat Kerukunan, Menguatkan Persatuan, dan Melestarikan Budaya.” Tema tersebut merepresentasikan semangat untuk menjadikan seni qasidah sebagai media dakwah, sarana mempererat silaturahmi, serta upaya melestarikan seni dan budaya yang berlandaskan nilai-nilai keagamaan dan kearifan lokal masyarakat Kalimantan Tengah.

Pembukaan kegiatan dihadiri oleh para bupati dan wakil bupati se-Kalimantan Tengah, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, para kepala Kantor Kementerian Agama kabupaten/kota se-Kalimantan Tengah, serta unsur pejabat dan tamu undangan terkait lainnya. Prosesi pembukaan ditandai dengan penabuhan kendang oleh Bupati dan Wakil Bupati Kapuas bersama para tamu undangan sebagai simbol dimulainya rangkaian perlombaan Festival Seni Qasidah XII Tahun 2026.

Dalam festival tahun ini, Kabupaten Barito Utara mengirimkan kafilah yang berjumlah 59 orang untuk mengikuti sejumlah cabang perlombaan. Adapun cabang yang dipertandingkan meliputi bintang vokalis pop religi, bintang vokalis qasidah untuk kategori anak-anak, remaja, dan dewasa, serta lomba rebana kategori grup putra dan putri. Keikutsertaan kafilah Kabupaten Barito Utara menjadi bentuk komitmen dalam mendukung pengembangan seni Islami, meningkatkan potensi generasi muda, serta memperkenalkan kemampuan dan kreativitas para peserta di tingkat provinsi.

Kehadiran Kepala Kankemenag Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., dalam kegiatan tersebut juga menjadi bentuk dukungan terhadap pelaksanaan festival yang mengintegrasikan nilai-nilai keagamaan, seni, dan budaya. Melalui kegiatan ini, diharapkan para peserta tidak hanya memperoleh prestasi dalam perlombaan, tetapi juga mampu memperkuat semangat kebersamaan, menjunjung tinggi sportivitas, dan membangun hubungan yang harmonis antarkafilah dari seluruh kabupaten/kota di Kalimantan Tengah.

Festival Seni Qasidah XII Tahun 2026 diharapkan dapat menjadi momentum untuk terus menghidupkan seni qasidah sebagai bagian dari syiar Islam sekaligus warisan budaya yang perlu dijaga dan dikembangkan. Dengan semangat Huma Betang yang menjunjung tinggi kebersamaan dalam keberagaman, kegiatan ini diharapkan mampu mempererat persaudaraan, merawat kerukunan umat beragama, serta memperkokoh persatuan masyarakat Kalimantan Tengah.