
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., mengikuti kegiatan Kunjungan Kaji Tiru dan Silaturahmi Budaya Sanggar Seni “Bunga Bangsa” MIN 1 Barito Utara ke Sanggar Dewi Saraswati, Lombok, yang berlangsung pada 22–25 Juni 2026. Kegiatan yang mengusung tema “Merajut Karya, Memadukan Budaya, Mengukir Prestasi Seni” tersebut bertujuan untuk memperluas wawasan, memperkuat jejaring seni budaya, serta menggali ilmu dan inspirasi dalam pengembangan bakat seni peserta didik madrasah.
Turut mendampingi dalam kegiatan tersebut Kasubbag TU Kankemenag Barito Utara Sony Anwari Husni, S.Pd.I., Kasi Pendidikan Madrasah Handayani, S.Pd.I., Ketua Dharma Wanita Persatuan (DWP) Kankemenag Barito Utara Henny Yuliati Arbaja, Kepala MIN 1 Barito Utara, serta para guru MIN 1 Barito Utara. Kehadiran rombongan ini menunjukkan komitmen bersama dalam mendukung pengembangan pendidikan karakter dan seni budaya di lingkungan madrasah.
Kegiatan kaji tiru dilaksanakan melalui berbagai agenda, mulai dari kunjungan ke Sanggar Dewi Saraswati, diskusi dan berbagi pengalaman terkait pengelolaan sanggar seni, pengembangan kreativitas peserta didik, hingga pengenalan berbagai bentuk seni dan budaya lokal yang berkembang di wilayah Lombok. Melalui kegiatan tersebut, para peserta memperoleh kesempatan untuk melihat secara langsung praktik-praktik terbaik dalam pembinaan seni budaya yang telah berhasil melahirkan berbagai prestasi.
Kepala Kantor Kemenag Barito Utara, H. Arbaja, menyampaikan bahwa kegiatan kaji tiru merupakan langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pembinaan seni dan budaya di madrasah. Menurutnya, seni budaya memiliki peran penting dalam membentuk karakter peserta didik yang kreatif, disiplin, percaya diri, serta memiliki rasa cinta terhadap budaya bangsa.
“Melalui kegiatan ini kita tidak hanya melakukan kunjungan biasa, tetapi juga belajar, bertukar pengalaman, dan mengambil inspirasi dari berbagai praktik baik yang telah diterapkan oleh Sanggar Dewi Saraswati. Harapannya, ilmu dan pengalaman yang diperoleh dapat diimplementasikan untuk kemajuan Sanggar Seni Bunga Bangsa MIN 1 Barito Utara,” ujarnya.
Selain menjadi sarana pembelajaran, kegiatan tersebut juga menjadi wadah silaturahmi budaya antara Kalimantan Tengah dan Lombok. Para peserta berkesempatan mengenal lebih dekat nilai-nilai budaya lokal, tradisi seni, serta berbagai karya kreatif yang berkembang di daerah tujuan. Interaksi yang terjalin diharapkan dapat memperkuat semangat persatuan dalam keberagaman budaya Indonesia.
Kasubbag TU Kankemenag Barito Utara, Sony Anwari Husni, menambahkan bahwa pengembangan seni budaya di madrasah merupakan bagian penting dalam mendukung pendidikan yang holistik. Menurutnya, madrasah tidak hanya berfokus pada pencapaian akademik, tetapi juga memberikan ruang bagi peserta didik untuk mengembangkan potensi dan kreativitas melalui berbagai kegiatan seni.
Sementara itu, Kasi Pendidikan Madrasah Handayani menyampaikan bahwa kegiatan kaji tiru ini menjadi kesempatan berharga bagi guru dan pengelola sanggar untuk memperoleh wawasan baru terkait metode pembinaan, manajemen kegiatan seni, serta strategi meningkatkan prestasi peserta didik di bidang seni dan budaya.
Ketua DWP Kankemenag Barito Utara, Henny Yuliati Arbaja, juga mengapresiasi pelaksanaan kegiatan tersebut karena mampu memberikan pengalaman edukatif yang berharga bagi seluruh peserta. Menurutnya, kolaborasi antara madrasah, keluarga, dan berbagai pihak terkait sangat penting dalam mendukung tumbuh kembang kreativitas generasi muda.
Selama kegiatan berlangsung, rombongan juga melakukan observasi terhadap berbagai program unggulan Sanggar Dewi Saraswati, menyaksikan penampilan seni budaya, serta berdiskusi mengenai upaya pelestarian budaya lokal di tengah perkembangan zaman. Berbagai pengalaman tersebut menjadi bekal berharga untuk diterapkan dan dikembangkan di lingkungan MIN 1 Barito Utara.
Melalui kegiatan Kunjungan Kaji Tiru dan Silaturahmi Budaya Sanggar Seni “Bunga Bangsa” MIN 1 Barito Utara ini, diharapkan terbangun sinergi yang semakin kuat dalam pengembangan seni budaya madrasah. Selain memperkaya wawasan dan pengalaman, kegiatan ini juga menjadi langkah nyata dalam mewujudkan generasi madrasah yang kreatif, berkarakter, berprestasi, serta tetap menjunjung tinggi nilai-nilai budaya bangsa sesuai dengan tema kegiatan, “Merajut Karya, Memadukan Budaya, Mengukir Prestasi Seni.”
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini





