
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara bersama Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Teweh Tengah melaksanakan kegiatan GEMAS BBM (Gerakan Masif Bersih-Bersih Masjid) di Masjid Baitur Rahman, Kelurahan Jingah, pada Jumat (19/06/2026). Kegiatan yang dipimpin oleh Kepala Seksi Bimbingan Masyarakat Islam (Kasi Bimas Islam) Kankemenag Barito Utara, Almubasir, S.Pd.I, ini merupakan wujud nyata kepedulian terhadap kebersihan dan kenyamanan rumah ibadah sekaligus implementasi nilai-nilai keagamaan dalam kehidupan sehari-hari.
Kegiatan GEMAS BBM diawali dengan pengarahan singkat dari Almubasir kepada seluruh peserta yang terdiri dari ASN Kankemenag Barito Utara dan pegawai KUA Teweh Tengah. Dalam arahannya, ia menyampaikan bahwa menjaga kebersihan masjid merupakan tanggung jawab bersama umat Islam, karena masjid tidak hanya berfungsi sebagai tempat ibadah, tetapi juga sebagai pusat pembinaan umat, pendidikan keagamaan, serta kegiatan sosial kemasyarakatan.
“Masjid adalah rumah Allah yang harus dijaga kebersihan, kerapian, dan kenyamanannya. Melalui Gerakan Masif Bersih-Bersih Masjid ini, kami ingin menumbuhkan kesadaran bahwa menjaga kebersihan tempat ibadah adalah bagian dari pengamalan nilai-nilai agama,” ujar Almubasir.
Setelah pengarahan, para peserta langsung melaksanakan kegiatan gotong royong membersihkan berbagai area masjid. Kegiatan meliputi penyapuan dan pembersihan ruang utama salat, teras masjid, halaman, tempat wudu, kamar mandi, saluran drainase, serta lingkungan sekitar masjid. Para ASN dan pegawai KUA tampak antusias bekerja sama membersihkan setiap sudut masjid agar lebih bersih, rapi, dan nyaman digunakan oleh jamaah.
Selain membersihkan bagian dalam masjid, peserta juga melakukan penataan lingkungan sekitar dengan mengumpulkan sampah, memangkas rumput yang mulai tumbuh tinggi, serta membersihkan area yang berpotensi menjadi tempat penumpukan kotoran. Upaya tersebut dilakukan untuk menciptakan lingkungan masjid yang sehat dan mendukung kekhusyukan jamaah dalam beribadah.
Almubasir menjelaskan bahwa kegiatan GEMAS BBM merupakan salah satu program yang bertujuan mendorong partisipasi aktif ASN Kementerian Agama dalam menjaga dan merawat rumah ibadah. Program ini juga menjadi sarana mempererat hubungan antara ASN Kemenag dengan masyarakat melalui kegiatan sosial yang memberikan manfaat langsung bagi lingkungan sekitar.
Menurutnya, kebersihan masjid memiliki pengaruh besar terhadap kenyamanan jamaah. Masjid yang bersih dan terawat akan memberikan suasana yang lebih kondusif bagi pelaksanaan ibadah, kajian keagamaan, serta berbagai kegiatan pembinaan umat. Oleh karena itu, kepedulian terhadap kebersihan masjid perlu terus ditingkatkan dan menjadi budaya bersama.
“Kami berharap kegiatan ini tidak hanya berhenti pada hari ini, tetapi dapat menjadi inspirasi bagi masyarakat untuk terus menjaga kebersihan dan merawat masjid secara berkelanjutan. Kebersihan adalah bagian dari iman, dan masjid yang bersih akan memberikan kenyamanan bagi seluruh jamaah,” tambahnya.
Kegiatan GEMAS BBM di Masjid Baitur Rahman juga menjadi wujud implementasi nilai gotong royong dan kebersamaan yang selama ini menjadi bagian dari budaya masyarakat Indonesia. Melalui kolaborasi antara ASN Kankemenag Barito Utara dan KUA Teweh Tengah, kegiatan tersebut berjalan lancar dan memberikan manfaat nyata bagi lingkungan rumah ibadah.
Masyarakat dan pengurus Masjid Baitur Rahman menyambut baik kegiatan tersebut serta mengapresiasi kepedulian ASN Kementerian Agama terhadap kebersihan masjid. Kehadiran ASN dalam kegiatan sosial keagamaan seperti ini dinilai mampu memperkuat sinergi antara pemerintah dan masyarakat dalam membangun kehidupan beragama yang harmonis dan berkualitas.
Melalui kegiatan GEMAS BBM, Kankemenag Barito Utara kembali menegaskan komitmennya untuk terus hadir di tengah masyarakat melalui berbagai program yang tidak hanya berfokus pada pelayanan administrasi keagamaan, tetapi juga menyentuh aspek sosial, lingkungan, dan pembinaan kehidupan beragama yang lebih baik.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini





