
Memuat konten...
KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN BARITO UTARA
Harmonis, Amanah, Profesional, Akuntabel, Kreatif, Adil dan Transparan
Memuat konten...
Jalan A. Yani No. 126, Muara Teweh, Kalimantan Tengah | Website Resmi: baritoutara.kemenag.go.id

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui Penyuluh Agama Kristen, Heisye Ratulangi, memberikan pelayanan bimbingan rohani bagi calon Paskibraka dalam rangkaian kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Kegiatan bimbingan rohani tersebut dilaksanakan pada Minggu (9/8/2026) bertempat di Aula Kesbangpol Kabupaten Barito Utara.
Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 sendiri berlangsung sejak 3 hingga 18 Agustus 2026 dan dipusatkan di Rumah Betang Muara Teweh. Selama mengikuti rangkaian pendidikan dan pelatihan, para calon Paskibraka tidak hanya mendapatkan pembinaan fisik, kedisiplinan, dan keterampilan, tetapi juga memperoleh pembinaan mental serta spiritual sebagai bagian dari pembentukan karakter.
Pelayanan bimbingan rohani yang diberikan oleh Heisye Ratulangi menjadi salah satu bentuk kehadiran Kementerian Agama dalam mendukung pembinaan generasi muda. Melalui pendekatan keagamaan, para peserta diajak untuk memperkuat kehidupan spiritual sekaligus menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam menjalankan tugas, berinteraksi dengan sesama, dan menghadapi berbagai tantangan selama mengikuti proses pendidikan dan pelatihan.
Dalam bimbingannya, Heisye memberikan penguatan kepada peserta agar senantiasa menjaga integritas, kedisiplinan, tanggung jawab, serta sikap saling menghormati. Menurutnya, menjadi bagian dari Paskibraka merupakan sebuah kehormatan sekaligus tanggung jawab yang membutuhkan kesiapan tidak hanya secara fisik, tetapi juga mental dan spiritual.
Para calon Paskibraka juga diajak untuk menjadikan masa pelatihan sebagai proses pembentukan diri. Setiap tahapan yang dijalani diharapkan mampu membentuk pribadi yang lebih disiplin, tangguh, mandiri, memiliki rasa percaya diri, serta mampu bekerja sama dengan anggota lainnya.
Bimbingan rohani juga menjadi ruang bagi peserta untuk melakukan refleksi dan memperkuat motivasi. Dalam menjalankan tugas sebagai calon Paskibraka, setiap peserta diharapkan mampu memahami bahwa tugas yang mereka emban bukan hanya berkaitan dengan pengibaran dan penurunan bendera, tetapi juga menjadi representasi semangat generasi muda dalam menjaga nilai-nilai kebangsaan dan persatuan.
Heisye menyampaikan pentingnya membangun karakter generasi muda yang berlandaskan nilai keagamaan sekaligus memiliki semangat kebangsaan. Menurutnya, nilai iman dan nasionalisme dapat berjalan beriringan dalam membentuk pribadi yang bertanggung jawab, menghargai perbedaan, serta memiliki kepedulian terhadap bangsa dan sesama.
Pelayanan bimbingan rohani tersebut juga menjadi bagian dari sinergi antara Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara dengan pihak penyelenggara Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka. Sinergi tersebut menunjukkan pentingnya pembinaan secara menyeluruh dalam mempersiapkan generasi muda yang akan menjadi bagian dari momentum peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Melalui kegiatan ini, diharapkan para calon Paskibraka dapat mengikuti seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh kesungguhan dan menjaga semangat kebersamaan. Pembinaan spiritual diharapkan mampu menjadi bekal bagi peserta untuk tetap memiliki keteguhan hati, sikap positif, serta kemampuan mengendalikan diri dalam menghadapi tekanan dan tantangan selama masa pelatihan.
Kankemenag Barito Utara melalui Penyuluh Agama Kristen berkomitmen untuk terus memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk kepada generasi muda. Kehadiran penyuluh agama dalam kegiatan Paskibraka menjadi wujud nyata pelayanan keagamaan yang tidak hanya berfokus pada pembinaan umat di lingkungan keagamaan, tetapi juga hadir dalam berbagai ruang pembentukan karakter generasi bangsa.
Dengan adanya bimbingan rohani tersebut, para calon Paskibraka diharapkan tumbuh menjadi generasi muda yang beriman, berkarakter, disiplin, bertanggung jawab, toleran, dan memiliki semangat nasionalisme, serta mampu menjadi teladan bagi lingkungan dan masyarakat di Kabupaten Barito Utara.
Berikan reaksi Anda di bawah ini
Lanjutkan membaca
Rekomendasi berita



