
Komitmen dalam menghadirkan pelayanan publik yang semakin modern, cepat, dan terintegrasi terus diwujudkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara. Setelah pelaksanaan kegiatan Pembinaan Aparatur Sipil Negara (ASN), Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara secara resmi meluncurkan Si ATAK (Sistem Informasi Administrasi Terpadu Layanan Keagamaan) pada Senin (29/6/2026) di Aula Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara.
Peluncuran inovasi digital tersebut dilakukan secara resmi oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian, S.H.I., M.H.I., yang didampingi oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., serta disaksikan oleh jajaran Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, pejabat struktural, kepala madrasah negeri dan swasta se-Kabupaten Barito Utara, serta seluruh ASN di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara.
Prosesi launching ditandai dengan pemutaran video perkenalan Si ATAK yang menampilkan berbagai fitur dan layanan digital yang telah dikembangkan. Video tersebut memperkenalkan konsep pelayanan terpadu berbasis digital yang dirancang untuk memberikan kemudahan akses bagi masyarakat maupun pegawai dalam memperoleh berbagai layanan administrasi di lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara.
Si ATAK (Sistem Informasi Administrasi Terpadu Layanan Keagamaan) merupakan inovasi layanan Pelayanan Terpadu Satu Pintu (PTSP) berbasis digital yang mengintegrasikan berbagai layanan dari seluruh satuan kerja di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara. Melalui satu platform, masyarakat dapat mengakses berbagai layanan keagamaan secara lebih praktis, sementara ASN juga memperoleh kemudahan dalam mengakses berbagai layanan administrasi internal secara cepat, efektif, dan terdokumentasi dengan baik.
Inovasi ini menghadirkan layanan dari berbagai unit kerja, mulai dari Subbagian Tata Usaha, Seksi Pendidikan Madrasah, Pendidikan Agama Islam, Bimbingan Masyarakat Islam, Penyelenggara Zakat dan Wakaf, Penyelenggara Kristen, Penyelenggara Hindu, Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren, hingga layanan kepegawaian dan layanan internal lainnya. Dengan konsep pelayanan terintegrasi, Si ATAK diharapkan mampu memangkas alur birokrasi, meningkatkan efisiensi pelayanan, serta memberikan pengalaman layanan yang lebih mudah diakses kapan saja dan dari mana saja.
Dalam kesempatan tersebut, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Kalimantan Tengah, H. M. Yusi Abdhian, memberikan apresiasi atas lahirnya inovasi digital yang dikembangkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara. Menurutnya, transformasi digital merupakan kebutuhan yang harus terus dikembangkan agar pelayanan pemerintah semakin adaptif terhadap perkembangan teknologi dan mampu menjawab kebutuhan masyarakat yang menginginkan pelayanan cepat, mudah, dan transparan.
Usai menyaksikan video perkenalan Si ATAK, Kepala Kanwil bersama seluruh peserta memberikan respons yang sangat positif. Antusiasme tampak dari perhatian peserta selama pemaparan berlangsung serta apresiasi yang diberikan terhadap inovasi yang dinilai mampu menjadi salah satu terobosan pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.
Keberhasilan menghadirkan Si ATAK merupakan hasil kolaborasi dan kerja keras berbagai unsur di lingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara. Pengembangan inovasi ini lahir dari sinergi yang kuat antara Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., Kepala Subbagian Tata Usaha, tim kepegawaian, tim humas, para pejabat struktural, serta staf pendukung lainnya yang bersama-sama merancang, membangun, dan menyempurnakan sistem agar mampu menjawab kebutuhan pelayanan yang semakin dinamis.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menyampaikan bahwa Si ATAK bukan sekadar sebuah aplikasi, melainkan bagian dari komitmen institusi dalam mewujudkan reformasi birokrasi dan transformasi digital pelayanan publik. Inovasi ini akan terus dikembangkan secara bertahap dengan penambahan fitur-fitur baru, penyempurnaan sistem, serta integrasi layanan yang lebih luas agar mampu memberikan manfaat yang semakin besar bagi masyarakat maupun ASN.
Melalui peluncuran Si ATAK, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menegaskan komitmennya untuk terus menghadirkan inovasi pelayanan yang profesional, akuntabel, transparan, dan berorientasi pada kepuasan masyarakat. Diharapkan kehadiran Si ATAK menjadi tonggak baru transformasi digital pelayanan keagamaan di Kabupaten Barito Utara serta menjadi inspirasi bagi pengembangan inovasi pelayanan publik di lingkungan Kementerian Agama.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini





