Penyelenggara Hindu Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui Penyuluh Agama Hindu, Maya Aneka Rella, menghadiri pembukaan ritual Wara dan Basiwah (Pitra Yadnya) umat Hindu Kaharingan yang dilaksanakan di Desa Pendreh, Kecamatan Teweh Tengah, Kabupaten Barito Utara, pada Senin, 24 Agustus 2026.
Kehadiran Penyuluh Agama Hindu dalam kegiatan tersebut merupakan bentuk perhatian dan dukungan terhadap pelaksanaan kehidupan keagamaan umat Hindu Kaharingan di wilayah Kabupaten Barito Utara. Selain sebagai bagian dari pendampingan keagamaan, kehadiran penyuluh juga menjadi momentum untuk mempererat komunikasi dan kebersamaan dengan umat dalam menjalankan berbagai tradisi dan ritual keagamaan.
Ritual Wara dan Basiwah merupakan salah satu rangkaian Pitra Yadnya yang memiliki makna penting bagi umat Hindu Kaharingan. Pelaksanaan ritual tersebut menjadi bagian dari penghormatan dan bentuk bakti keluarga kepada para leluhur yang telah meninggal dunia. Melalui pelaksanaan ritual, umat menjalankan nilai-nilai keagamaan sekaligus mempertahankan tradisi dan kearifan lokal yang telah diwariskan secara turun-temurun.
Dalam kesempatan tersebut, Penyuluh Agama Hindu Maya Aneka Rella menyampaikan bahwa pelaksanaan ritual Wara merupakan wujud bakti, penghormatan, dan cinta kasih kepada roh para leluhur. Nilai-nilai tersebut tercermin melalui kesungguhan umat dalam melaksanakan setiap rangkaian ritual sesuai dengan tuntunan dan keyakinan yang dianut.
Menurutnya, kegiatan keagamaan seperti Wara dan Basiwah tidak hanya memiliki makna spiritual, tetapi juga mengandung nilai sosial dan budaya yang penting bagi kehidupan umat. Pelaksanaan ritual dapat menjadi sarana untuk mempererat hubungan kekeluargaan, meningkatkan rasa kebersamaan, serta menjaga keberlangsungan nilai-nilai luhur yang menjadi bagian dari identitas umat Hindu Kaharingan.
Penyuluh Agama Hindu juga mengajak umat untuk terus menjaga dan melestarikan tradisi keagamaan secara baik dan bertanggung jawab, sehingga nilai-nilai luhur yang terkandung di dalamnya dapat terus diwariskan kepada generasi berikutnya. Pendampingan dan pembinaan keagamaan diharapkan dapat membantu umat semakin memahami makna setiap pelaksanaan ritual serta mengimplementasikan nilai-nilai agama dalam kehidupan sehari-hari.
Pelaksanaan ritual Wara dan Basiwah di Desa Pendreh diharapkan dapat berlangsung dengan lancar dan penuh kekhidmatan. Kegiatan tersebut sekaligus menjadi bukti bahwa kehidupan keagamaan dan pelestarian budaya dapat berjalan selaras dalam membangun kehidupan masyarakat yang harmonis, saling menghormati, dan menjunjung tinggi nilai-nilai kerukunan di Kabupaten Barito Utara.






