
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., yang diwakili oleh Kelompok Kerja Pengawas (Pokjawas) Madrasah Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Siti Nuropipah, menghadiri Musyawarah Ranting (Musran) Gerakan Pramuka Kwartir Ranting (Kwaran) Teweh Tengah yang diselenggarakan di Aula Kantor Kecamatan Teweh Tengah, Kamis (16/7/2026). Kegiatan tersebut menjadi forum tertinggi di tingkat kwartir ranting untuk mengevaluasi pelaksanaan program kerja sekaligus memilih kepengurusan baru yang akan memimpin Gerakan Pramuka Kwaran Teweh Tengah periode 2026–2029.
Musyawarah berlangsung dengan dihadiri sejumlah unsur Forum Koordinasi Gerakan Pramuka Kabupaten Barito Utara, di antaranya Ketua Kwartir Cabang (Kwarcab) Gerakan Pramuka Barito Utara Kak Maya Savitri Shalahuddin, Kepala Dinas Pendidikan Kabupaten Barito Utara Imam Taufik, S.IP., M.Si., Mabiran Teweh Tengah Drs. Dudi Prasetyo, M.S., Wakil Ketua Andalan Binawasa Dr. Hj. Sunarty, S.M., M.Pd., Wakil Ketua Andalan Bina Muda Eko Mulia, S.E., M.E., Wakil Ketua Andalan Bidang Sarana dan Prasarana Hj. Raudatul Zannah, S.Pd.I., M.Pd., para pembina gugus depan, pengurus kwartir, serta undangan lainnya.
Dalam sambutannya, Ketua Kwarcab Gerakan Pramuka Barito Utara menyampaikan bahwa Musyawarah Ranting merupakan momentum penting untuk melakukan evaluasi terhadap pelaksanaan program kerja selama masa bakti sebelumnya sekaligus menyusun arah kebijakan organisasi yang lebih baik pada periode mendatang. Ia berharap kepengurusan baru mampu menghadirkan inovasi, memperkuat pembinaan generasi muda, serta meningkatkan sinergi dengan berbagai instansi, termasuk satuan pendidikan dan Kementerian Agama.
Sementara itu, kehadiran perwakilan Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menunjukkan dukungan penuh Kementerian Agama terhadap penguatan pendidikan karakter melalui Gerakan Pramuka. Pramuka dinilai memiliki peran strategis dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, berakhlak mulia, disiplin, mandiri, serta memiliki jiwa kepemimpinan dan semangat kebangsaan.
Agenda utama Musyawarah Ranting meliputi penyampaian laporan pertanggungjawaban pengurus masa bakti 2020–2026, evaluasi program kerja, pembahasan rekomendasi organisasi, serta pemilihan Ketua Kwartir Ranting Teweh Tengah untuk masa bakti 2026–2029. Seluruh rangkaian sidang berlangsung secara demokratis, tertib, dan penuh semangat kebersamaan.
Dalam forum tersebut, Kak Rabiatul Adhawiyah H., S.Pd.I., M.Pd., selaku Ketua Kwartir Ranting Teweh Tengah periode 2020–2026, menyampaikan laporan pertanggungjawaban atas pelaksanaan berbagai program dan kegiatan kepramukaan selama masa kepemimpinannya. Laporan tersebut diterima oleh peserta musyawarah sebagai bentuk pertanggungjawaban organisasi sebelum dilaksanakan proses pemilihan ketua baru.
Berdasarkan hasil musyawarah, peserta secara mufakat menetapkan Ka Eri Hartaty, M.Pd. sebagai Ketua Kwartir Ranting Gerakan Pramuka Teweh Tengah periode 2026–2029. Ketua terpilih diharapkan mampu melanjutkan program-program yang telah berjalan sekaligus menghadirkan berbagai inovasi dalam pembinaan kepramukaan di wilayah Teweh Tengah.
Selain menetapkan ketua baru, Musyawarah Ranting juga membentuk Tim Formatur yang bertugas menyusun kepengurusan Kwartir Ranting periode 2026–2029. Tim tersebut terdiri atas:
- Kak Rabiatul Adhawiyah H. sebagai unsur ketua demisioner.
- Ka Eri Hartaty, M.Pd. selaku ketua terpilih.
- Rahmahwati, S.Pd.I. sebagai unsur pengurus lama.
- Perwakilan Majelis Pembimbing Ranting (Mabiran).
- Sri Rantau Yana, S.Ag. sebagai perwakilan Gugus Depan.
Pembentukan Tim Formatur diharapkan dapat menghasilkan susunan kepengurusan yang solid, profesional, dan mampu mengakomodasi kebutuhan organisasi dalam menjalankan program pembinaan kepramukaan selama tiga tahun ke depan.
Melalui pelaksanaan Musyawarah Ranting ini, diharapkan Gerakan Pramuka Kwartir Ranting Teweh Tengah semakin mampu berkontribusi dalam membentuk generasi muda yang berkarakter, religius, berintegritas, serta memiliki semangat pengabdian kepada masyarakat, bangsa, dan negara. Sinergi antara Gerakan Pramuka, pemerintah daerah, dunia pendidikan, dan Kementerian Agama diharapkan terus terjalin guna mendukung pembangunan sumber daya manusia yang unggul di Kabupaten Barito Utara.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini





