Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., yang diwakili oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah, Handayani, S.Pd.I., menghadiri sekaligus memberikan sambutan dan membuka secara resmi kegiatan Lomba Al-Habsyi dan Hadrah Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026, Sabtu (31/10/2026), bertempat di Gedung Balai Antang, Muara Teweh.
Kegiatan yang diselenggarakan dalam rangka memperingati Maulid Nabi Muhammad SAW ini mengusung tema “Meneladani Akhlak Rasulullah SAW, Menggemakan Sholawat, Memperkuat Ukhuwah Islamiyah, dan Mewujudkan Generasi Qurani yang Berakhlak Mulia.” Kegiatan tersebut menjadi momentum untuk memperkuat kecintaan umat Islam kepada Rasulullah SAW sekaligus melestarikan seni dan budaya Islami di tengah masyarakat.
Dalam sambutan Kepala Kankemenag Barito Utara yang dibacakannya, Handayani menyampaikan bahwa seni Al-Habsyi, Hadrah Asli, dan Rudat bukan sekadar pertunjukan seni, melainkan juga merupakan media dakwah yang mengandung nilai-nilai keagamaan, kecintaan kepada Rasulullah SAW, serta sarana pembentukan karakter dan akhlak generasi muda.
Lebih lanjut, disampaikan bahwa di tengah derasnya arus globalisasi dan perkembangan teknologi digital, pelestarian kesenian tradisional Islami menjadi tantangan sekaligus tanggung jawab bersama. Oleh karena itu, Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara memberikan dukungan penuh terhadap kegiatan tersebut sebagai salah satu upaya menjaga warisan budaya Islami agar tetap lestari dan berkembang di tengah generasi muda.
Melalui pelaksanaan lomba ini, diharapkan dapat terwujud tiga tujuan utama, yakni memperkuat syiar keagamaan melalui lantunan shalawat, melestarikan seni budaya Islami dengan mendorong regenerasi penabuh hadrah dan pelantun syair tradisional, serta mempererat ukhuwah Islamiyah melalui ajang silaturahmi dan kompetisi yang sehat antarkelompok seni se-Kabupaten Barito Utara.
Kepada seluruh peserta, Handayani juga menyampaikan pesan agar dapat menampilkan kemampuan terbaik dengan penuh penghayatan dan keikhlasan. Menurutnya, kemenangan bukanlah satu-satunya ukuran keberhasilan, tetapi niat tulus untuk mengagungkan nama Allah SWT dan memuji Rasulullah SAW melalui lantunan shalawat merupakan nilai luhur yang patut dijaga.
Pada kesempatan tersebut, apresiasi turut disampaikan kepada panitia pelaksana, dewan juri, serta seluruh pihak yang telah berkontribusi dalam menyukseskan kegiatan. Dewan juri juga diharapkan dapat menjalankan amanah dengan memberikan penilaian secara objektif, jujur, dan profesional.
Mengakhiri sambutannya, Handayani secara resmi membuka Lomba Al-Habsyi dan Hadrah Asli/Rudat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 dengan mengucapkan Bismillahirrahmanirrahim. Diharapkan kegiatan ini tidak hanya menjadi ajang kompetisi, tetapi juga mampu memperkuat kecintaan terhadap Rasulullah SAW, menjaga kelestarian seni Islami, serta melahirkan generasi muda yang religius dan berakhlak mulia.





