
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara kembali menggelar apel pagi rutin yang diikuti oleh seluruh Aparatur Sipil Negara (ASN) sebagai sarana memperkuat kedisiplinan, koordinasi, serta penyampaian informasi kedinasan. Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Senin (13/7/2026) di halaman Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara.
Bertindak sebagai pembina apel, Kepala Seksi Pendidikan Agama Islam (Kasi PAI) Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Bakti Tawaddin, S.Ag., M.Pd., sementara Ahmad Jalaluddin Rumi, S.Kom. dipercaya sebagai pemimpin apel. Seluruh ASN dan pegawai di lingkungan Kankemenag Barito Utara mengikuti kegiatan dengan tertib dan penuh khidmat.
Dalam amanatnya, H. Bakti Tawaddin menyampaikan sejumlah arahan strategis yang berkaitan dengan peningkatan kualitas pelayanan publik serta penguatan akuntabilitas kinerja instansi. Menurutnya, apel pagi bukan hanya menjadi rutinitas mingguan, tetapi juga menjadi momentum untuk menyamakan persepsi dan memperkuat komitmen seluruh pegawai dalam menjalankan tugas dan fungsi sebagai pelayan masyarakat.
Poin pertama yang disampaikan berkaitan dengan telah diluncurkannya Si ATAK (Sistem Informasi Administrasi Terpadu Layanan Keagamaan), sebuah inovasi layanan digital berbasis website yang dikembangkan oleh Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara untuk mendukung pelayanan terpadu satu pintu (PTSP). Kehadiran Si ATAK diharapkan mampu menghadirkan pelayanan yang lebih cepat, mudah, transparan, dan efisien bagi masyarakat.
H. Bakti mengajak seluruh ASN agar mendukung implementasi Si ATAK dengan mulai memanfaatkan sistem tersebut dalam proses pelayanan sesuai bidang tugas masing-masing. Ia menegaskan bahwa keberhasilan sebuah inovasi digital tidak hanya ditentukan oleh kualitas sistem yang dibangun, tetapi juga oleh komitmen seluruh pengguna dalam mengoperasikan dan mengembangkannya secara berkelanjutan.
"Si ATAK merupakan langkah maju Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara dalam memberikan pelayanan yang semakin modern dan responsif terhadap kebutuhan masyarakat. Karena itu, saya berharap seluruh unit kerja dapat segera mengimplementasikan sistem ini dalam pelayanan sehari-hari. Berikan masukan yang konstruktif kepada tim pengembang sehingga Si ATAK dapat terus disempurnakan, dikembangkan, dan menjadi inovasi pelayanan yang benar-benar memberikan manfaat bagi masyarakat," ujarnya.
Ia juga menambahkan bahwa transformasi digital merupakan bagian dari upaya reformasi birokrasi yang harus didukung bersama. Dengan adanya sistem pelayanan berbasis digital, diharapkan proses administrasi menjadi lebih efektif, mengurangi waktu pelayanan, meningkatkan transparansi, serta memberikan kemudahan bagi masyarakat dalam mengakses berbagai layanan keagamaan.
Pada poin kedua, H. Bakti mengingatkan seluruh ASN mengenai pentingnya penyelesaian Laporan Kinerja Triwulan II Tahun 2026. Ia menyampaikan bahwa saat ini telah memasuki periode penyusunan dan pelaporan capaian kinerja sehingga setiap pegawai diminta segera menyelesaikan seluruh laporan sesuai target dan ketentuan yang berlaku.
Menurutnya, laporan kinerja bukan sekadar kewajiban administratif, melainkan merupakan bentuk pertanggungjawaban atas pelaksanaan tugas yang telah diamanahkan kepada setiap ASN. Oleh sebab itu, penyusunannya harus dilakukan secara cermat, objektif, dan tepat waktu agar dapat menjadi dasar evaluasi terhadap pencapaian program serta peningkatan kualitas kinerja organisasi.
"Saya mengingatkan kepada seluruh pegawai agar segera menyelesaikan laporan kinerja Triwulan II. Pastikan seluruh capaian kegiatan terdokumentasi dengan baik dan segera disampaikan kepada atasan masing-masing untuk dilakukan verifikasi. Ketepatan waktu dalam pelaporan merupakan bagian dari disiplin kerja sekaligus bentuk akuntabilitas kita sebagai aparatur pemerintah," tegasnya.
Lebih lanjut, ia berharap seluruh unit kerja dapat saling berkoordinasi dalam proses penyusunan laporan sehingga tidak terjadi keterlambatan maupun kekurangan data. Dengan laporan kinerja yang tersusun secara baik dan akurat, instansi akan lebih mudah melakukan evaluasi program serta menyusun langkah-langkah strategis dalam meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat.
Melalui apel pagi rutin tersebut, Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara kembali menegaskan komitmennya dalam membangun budaya kerja yang profesional, akuntabel, dan adaptif terhadap perkembangan teknologi. Implementasi Si ATAK sebagai inovasi pelayanan digital serta penyelesaian laporan kinerja secara tepat waktu diharapkan mampu memperkuat tata kelola pemerintahan yang efektif sekaligus meningkatkan kualitas layanan publik yang semakin prima bagi masyarakat.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini





