
Memuat konten...
KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN BARITO UTARA
Harmonis, Amanah, Profesional, Akuntabel, Kreatif, Adil dan Transparan
Memuat konten...
Jalan A. Yani No. 126, Muara Teweh, Kalimantan Tengah | Website Resmi: baritoutara.kemenag.go.id

Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara H. Arbaja, S.Ag., M.AP., yang diwakili oleh Kepala KUA Kecamatan Teweh Tengah M. Ridho Ansari, menjadi narasumber dalam kegiatan Pemusatan Pendidikan dan Pelatihan Calon Paskibraka Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Kegiatan yang berlangsung sejak 3 hingga 18 Agustus 2026 tersebut dipusatkan di Rumah Betang Muara Teweh sebagai bagian dari rangkaian persiapan dan pembentukan karakter calon anggota Paskibraka Kabupaten Barito Utara.
Pada Jumat (7/8/2026), M. Ridho Ansari memberikan pembekalan dengan materi “Penguatan Moderasi Beragama dan Bimbingan serta Siraman Rohani Lintas Agama” kepada para calon Paskibraka. Materi tersebut diberikan sebagai bagian dari pembinaan karakter untuk mempersiapkan generasi muda yang akan mengemban tugas penting dalam rangkaian upacara peringatan Hari Kemerdekaan Republik Indonesia.
Dalam penyampaiannya, M. Ridho Ansari menekankan bahwa menjadi anggota Paskibraka bukan semata-mata tentang kemampuan baris-berbaris, kedisiplinan, dan ketangguhan fisik. Lebih dari itu, seorang Paskibraka harus memiliki karakter yang kuat, rasa tanggung jawab, nasionalisme, integritas, serta sikap menghargai perbedaan.
Moderasi beragama menjadi salah satu nilai penting yang perlu ditanamkan kepada generasi muda, khususnya calon Paskibraka yang berasal dari latar belakang agama dan lingkungan yang beragam. Melalui pemahaman moderasi beragama, peserta diharapkan mampu menjalankan keyakinannya dengan baik sekaligus menghormati keyakinan orang lain, sehingga tercipta kehidupan yang harmonis dan penuh toleransi.
M. Ridho juga mengajak para peserta untuk memahami bahwa keberagaman agama, suku, budaya, dan latar belakang merupakan kekayaan bangsa Indonesia yang harus dijaga bersama. Sikap saling menghormati dan menghargai perbedaan menjadi modal penting dalam mempertahankan persatuan dan kesatuan Negara Kesatuan Republik Indonesia.
Selain penguatan moderasi beragama, pembekalan juga diisi dengan bimbingan dan siraman rohani lintas agama. Materi tersebut diarahkan untuk memberikan penguatan mental dan spiritual kepada para calon Paskibraka selama mengikuti masa pendidikan dan pelatihan. Peserta diajak untuk menjadikan nilai-nilai agama sebagai landasan dalam membangun sikap disiplin, jujur, bertanggung jawab, rendah hati, serta memiliki kepedulian terhadap sesama.
Kepala KUA Kecamatan Teweh Tengah tersebut juga memberikan motivasi agar para calon Paskibraka dapat menjalani seluruh rangkaian pelatihan dengan penuh kesungguhan. Menurutnya, proses pemusatan pendidikan dan pelatihan bukan hanya menjadi tahapan untuk mempersiapkan tugas pengibaran bendera, tetapi juga merupakan kesempatan untuk membentuk pribadi yang lebih matang, mandiri, dan memiliki jiwa kepemimpinan.
Kehadiran Kementerian Agama dalam kegiatan tersebut menunjukkan komitmen dalam mendukung pembinaan generasi muda melalui pendekatan keagamaan dan penguatan karakter. Sinergi lintas sektor dalam pembinaan calon Paskibraka diharapkan dapat melahirkan generasi yang memiliki keseimbangan antara kecakapan, kedisiplinan, nasionalisme, dan kematangan spiritual.
Melalui materi moderasi beragama dan siraman rohani lintas agama ini, para calon Paskibraka diharapkan mampu menjadi teladan bagi generasi muda lainnya. Tidak hanya ketika menjalankan tugas sebagai anggota Paskibraka, tetapi juga dalam kehidupan sehari-hari dengan menunjukkan sikap toleran, menghargai perbedaan, menjunjung persatuan, serta mengamalkan nilai-nilai agama dan Pancasila.
Kankemenag Barito Utara berkomitmen untuk terus mengambil bagian dalam pembinaan generasi muda dan penguatan kehidupan beragama di Kabupaten Barito Utara.
Pembekalan kepada calon Paskibraka ini menjadi salah satu bentuk nyata sinergi dalam menciptakan generasi penerus yang religius, berkarakter, nasionalis, dan mampu menjadi perekat persatuan di tengah keberagaman masyarakat.
Berikan reaksi Anda di bawah ini
Lanjutkan membaca
Rekomendasi berita



