
Kantor Kementerian Agama (Kankemenag) Kabupaten Barito Utara terus mendorong penguatan tata kelola kepegawaian berbasis digital melalui pelaksanaan Sosialisasi Interkoneksi SIMPEG5 dengan Aplikasi Gaji Web (AGW). Kegiatan tersebut dilaksanakan pada Rabu (29/7/2026) di MTsN Barito Utara dan diikuti oleh staf tata usaha serta para guru madrasah.
Sosialisasi dipimpin oleh Kepala Subbagian Tata Usaha Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, Sony Anwari Husni, S.Pd.I., bersama Tim Kepegawaian Kankemenag Barito Utara. Kegiatan ini turut dihadiri oleh Kepala MTsN Barito Utara, Mahlil Ridwan, beserta jajaran tenaga pendidik dan tenaga kependidikan.
Pelaksanaan sosialisasi bertujuan memberikan pemahaman kepada seluruh ASN di lingkungan MTsN Barito Utara mengenai implementasi interkoneksi SIMPEG5 dengan Aplikasi Gaji Web (AGW). Integrasi kedua sistem tersebut merupakan bagian dari transformasi digital Kementerian Agama dalam mewujudkan pengelolaan data kepegawaian yang lebih akurat, terintegrasi, dan akuntabel, khususnya dalam mendukung proses administrasi penggajian ASN.
Dalam arahannya, Kasubbag Tata Usaha Sony Anwari Husni menegaskan bahwa validitas data kepegawaian menjadi faktor utama dalam keberhasilan penerapan interkoneksi SIMPEG5 dan AGW. Oleh karena itu, setiap pegawai diharapkan secara aktif melakukan pengecekan dan pembaruan data apabila terdapat perubahan informasi kepegawaian, sehingga tidak menimbulkan kendala pada proses administrasi maupun pembayaran gaji.
"Melalui kegiatan ini, kami ingin memastikan seluruh satuan kerja memahami pentingnya sinkronisasi data kepegawaian. Data yang valid dan selalu diperbarui akan mendukung kelancaran layanan administrasi, meningkatkan efisiensi kerja, serta meminimalkan potensi kesalahan dalam proses penggajian ASN," ujar Sony.
Selain penyampaian materi, Tim Kepegawaian Kankemenag Barito Utara juga memberikan penjelasan teknis mengenai mekanisme interkoneksi SIMPEG5 dengan AGW, mulai dari proses sinkronisasi data, tata cara verifikasi informasi kepegawaian, hingga langkah-langkah yang perlu dilakukan apabila ditemukan ketidaksesuaian data. Sesi diskusi berlangsung interaktif dengan berbagai pertanyaan dari peserta terkait implementasi sistem di lingkungan madrasah.
Kepala MTsN Barito Utara, Mahlil Ridwan, menyampaikan apresiasi atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, sosialisasi ini memberikan pemahaman yang sangat penting bagi tenaga pendidik dan tenaga kependidikan agar mampu beradaptasi dengan sistem administrasi kepegawaian yang semakin modern dan terintegrasi.
Melalui kegiatan ini, Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara berharap seluruh madrasah di wilayahnya semakin siap mendukung implementasi transformasi digital di bidang kepegawaian. Dengan sinergi antara pengelola kepegawaian, tenaga pendidik, dan tenaga kependidikan, interkoneksi SIMPEG5 dengan AGW diharapkan dapat berjalan optimal sehingga mampu meningkatkan kualitas pelayanan administrasi ASN di lingkungan Kementerian Agama.
Apa pendapat Anda tentang artikel ini?
Berikan reaksi Anda di bawah ini




