
Memuat konten...
KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN BARITO UTARA
Harmonis, Amanah, Profesional, Akuntabel, Kreatif, Adil dan Transparan
Memuat konten...
Jalan A. Yani No. 126, Muara Teweh, Kalimantan Tengah | Website Resmi: baritoutara.kemenag.go.id

Dalam rangka mendukung pelestarian lingkungan hidup, mitigasi perubahan iklim, serta menyukseskan program ketahanan ekoteologi Kementerian Agama Republik Indonesia, enam calon pengantin asal Kecamatan Gunung Timang, Kabupaten Barito Utara melaksanakan aksi penanaman pohon produktif dan pohon peneduh sebagai bagian dari rangkaian persiapan menuju pernikahan. Kegiatan tersebut dilaksanakan atas inisiasi Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui Kantor Urusan Agama (KUA) Kecamatan Gunung Timang sebagai bentuk implementasi program Asta Protas Menteri Agama RI.
Program penanaman pohon bagi calon pengantin ini menjadi salah satu langkah nyata Kementerian Agama dalam mengajak masyarakat untuk lebih peduli terhadap kelestarian lingkungan. Tidak hanya berfokus pada aspek administrasi dan pembinaan keluarga sakinah, Kementerian Agama juga mendorong pasangan calon pengantin agar memiliki kesadaran ekologis sejak awal membangun rumah tangga.
Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara menyampaikan bahwa kegiatan tersebut merupakan bentuk sinergi antara nilai-nilai keagamaan dan kepedulian terhadap alam. Menurutnya, menjaga lingkungan hidup merupakan bagian dari tanggung jawab moral dan spiritual setiap manusia, termasuk pasangan yang akan memasuki kehidupan berumah tangga.
Enam calon pengantin yang mengikuti kegiatan tersebut berasal dari beberapa desa di wilayah Kecamatan Gunung Timang. Mereka melakukan penanaman pohon produktif berupa tanaman buah-buahan serta pohon peneduh yang memiliki manfaat jangka panjang bagi lingkungan dan masyarakat sekitar. Penanaman dilakukan di area yang telah ditentukan dengan pendampingan dari pihak KUA serta tokoh masyarakat setempat.
Program ini dilaksanakan sebagai bagian dari implementasi Asta Protas Menteri Agama RI melalui gerakan menanam pohon yang diharapkan menjadi amal jariyah bagi pasangan yang akan menikah. Selain menjadi simbol awal kehidupan baru yang penuh harapan, pohon yang ditanam juga diharapkan dapat memberikan manfaat berkelanjutan bagi generasi mendatang.
Melalui kegiatan tersebut, calon pengantin diberikan edukasi mengenai pentingnya menjaga keseimbangan alam dan dampak perubahan iklim yang saat ini menjadi perhatian global. Penanaman pohon dipandang sebagai langkah sederhana namun memiliki dampak besar dalam menjaga kualitas lingkungan, meningkatkan penghijauan, serta membantu mengurangi risiko kerusakan alam.
Kegiatan penanaman pohon ini juga menjadi bagian dari upaya membangun kesadaran kolektif masyarakat bahwa setiap momentum penting dalam kehidupan, termasuk pernikahan, dapat diiringi dengan aksi sosial dan kepedulian terhadap lingkungan. Dengan adanya program tersebut, diharapkan tercipta budaya baru di tengah masyarakat yang menjadikan pernikahan tidak hanya bermakna secara religius dan sosial, tetapi juga memberikan kontribusi nyata terhadap kelestarian bumi.
Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara berharap program penanaman pohon bagi calon pengantin dapat terus dilaksanakan secara berkelanjutan di seluruh wilayah kerja KUA se-Kabupaten Barito Utara. Selain memperkuat implementasi program ketahanan ekoteologi, kegiatan ini juga menjadi sarana membangun generasi keluarga yang peduli lingkungan, bertanggung jawab, serta memiliki semangat menjaga alam sebagai amanah bersama.
Berikan reaksi Anda di bawah ini
Lanjutkan membaca
Rekomendasi berita



