
Memuat konten...
KEMENTERIAN AGAMA
KABUPATEN BARITO UTARA
Harmonis, Amanah, Profesional, Akuntabel, Kreatif, Adil dan Transparan
Memuat konten...
Jalan A. Yani No. 126, Muara Teweh, Kalimantan Tengah | Website Resmi: baritoutara.kemenag.go.id

Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara melalui Penyuluh Agama Islam kembali melaksanakan kegiatan pembinaan iman, bimbingan umat, dan penyuluhan agama Islam bagi warga binaan di Lembaga Pemasyarakatan (Lapas) Kelas IIB Muara Teweh, Senin (10/8/2026). Kegiatan tersebut menjadi bagian dari upaya Kemenag Barito Utara dalam memberikan pelayanan dan pembinaan keagamaan kepada masyarakat, termasuk warga binaan yang sedang menjalani masa pembinaan di lembaga pemasyarakatan.
Kegiatan pembinaan dilaksanakan sebagai bentuk kehadiran Kementerian Agama dalam memberikan pendampingan spiritual kepada warga binaan. Melalui bimbingan keagamaan, warga binaan diberikan ruang untuk meningkatkan pemahaman dan penghayatan terhadap nilai-nilai ajaran Islam sekaligus membangun kesadaran untuk menjalani proses pembinaan dengan sikap yang lebih positif.
Dalam kegiatan tersebut, Penyuluh Agama Islam memberikan penyuluhan yang diarahkan pada penguatan keimanan, peningkatan pemahaman keagamaan, pembentukan akhlak, serta motivasi untuk melakukan perbaikan diri. Materi pembinaan disampaikan dengan pendekatan yang komunikatif agar dapat diterima dan dipahami oleh para warga binaan sesuai dengan kondisi dan kebutuhan mereka.
Pembinaan iman menjadi salah satu aspek penting dalam proses pembinaan warga binaan. Selain pembinaan dari sisi kepribadian dan keterampilan, penguatan aspek spiritual diharapkan dapat membantu warga binaan memiliki landasan moral dan keagamaan yang lebih kuat dalam menghadapi proses kehidupan selama berada di Lapas maupun ketika nantinya kembali ke tengah masyarakat.
Penyuluh Agama Islam juga memberikan motivasi agar para warga binaan memanfaatkan masa pembinaan sebagai kesempatan untuk melakukan introspeksi, memperbaiki diri, memperkuat ibadah, serta membangun tekad untuk menjalani kehidupan yang lebih baik. Nilai-nilai keagamaan diharapkan dapat menjadi bekal dalam membangun kembali hubungan yang baik dengan keluarga, lingkungan, dan masyarakat.
Kegiatan penyuluhan tersebut juga menjadi sarana interaksi antara Penyuluh Agama Islam dengan warga binaan. Melalui komunikasi dan dialog, penyuluh dapat memahami berbagai kebutuhan pembinaan keagamaan yang ada di lingkungan Lapas sekaligus memberikan penguatan sesuai dengan permasalahan dan kondisi yang dihadapi para warga binaan.
Kehadiran Penyuluh Agama Islam Kankemenag Barito Utara di Lapas Kelas IIB Muara Teweh juga menunjukkan bahwa pelayanan keagamaan tidak terbatas pada masyarakat di luar lembaga pemasyarakatan. Warga binaan tetap memiliki hak untuk memperoleh pelayanan dan pembinaan keagamaan sebagai bagian dari proses pembinaan secara menyeluruh.
Selain memberikan pemahaman keagamaan, kegiatan tersebut diharapkan dapat menumbuhkan semangat kebersamaan dan kepedulian antarsesama warga binaan. Nilai-nilai seperti saling menghormati, menjaga hubungan baik, menghindari konflik, serta membangun sikap saling mendukung menjadi bagian penting dalam menciptakan lingkungan pembinaan yang kondusif.
Kankemenag Barito Utara terus mendorong para Penyuluh Agama agar berperan aktif dalam memberikan layanan keagamaan kepada berbagai kelompok masyarakat. Pembinaan di Lapas menjadi salah satu bentuk nyata pelaksanaan tugas penyuluh dalam menghadirkan nilai-nilai agama sebagai sumber motivasi, pembentukan karakter, dan penguatan kehidupan sosial.
Melalui kegiatan pembinaan iman dan penyuluhan secara berkelanjutan, Kankemenag Barito Utara berharap warga binaan dapat memperoleh manfaat secara spiritual dan psikososial. Bekal keagamaan yang diperoleh selama menjalani masa pembinaan diharapkan mampu menjadi pondasi untuk membangun kehidupan yang lebih baik, bertanggung jawab, dan bermanfaat setelah kembali ke masyarakat.
Kegiatan pembinaan tersebut sekaligus memperkuat sinergi antara Kementerian Agama dengan pihak Lapas Kelas IIB Muara Teweh dalam memberikan layanan pembinaan keagamaan. Kolaborasi tersebut diharapkan terus terjaga sehingga kebutuhan spiritual warga binaan dapat diberikan secara berkesinambungan dan terarah.
Berikan reaksi Anda di bawah ini
Lanjutkan membaca
Rekomendasi berita



