Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Barito Utara, H. Arbaja, S.Ag., M.A.P., secara resmi membuka kegiatan Olimpiade Madrasah Indonesia (OMI) Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 pada Senin, 7 September 2026. Kegiatan pembukaan dilaksanakan secara daring dan menjadi awal rangkaian kompetisi akademik bagi peserta didik madrasah di Kabupaten Barito Utara.


OMI Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026 dijadwalkan berlangsung selama tiga hari, mulai 7 hingga 9 September 2026. Kegiatan ini menjadi wadah bagi peserta didik madrasah untuk mengembangkan potensi, mengasah kemampuan akademik, serta meningkatkan semangat berkompetisi secara sehat dan sportif.


Pada pelaksanaan tahun ini, OMI Tingkat Kabupaten Barito Utara diikuti oleh 60 peserta yang berasal dari jenjang Madrasah Ibtidaiyah (MI), Madrasah Tsanawiyah (MTs), dan Madrasah Aliyah (MA). Rinciannya, sebanyak 28 peserta tingkat MI, 14 peserta tingkat MTs, dan 18 peserta tingkat MA.


Adapun bidang yang dilombakan disesuaikan dengan jenjang pendidikan masing-masing. Pada tingkat MI, peserta berkompetisi dalam bidang Matematika dan IPAS. Untuk tingkat MTs, bidang yang diperlombakan meliputi Matematika, IPA, dan IPS. Sementara pada tingkat MA, peserta mengikuti kompetisi pada bidang Matematika, Biologi, Fisika, Kimia, Geografi, dan Ekonomi.

Pembukaan OMI Tingkat Kabupaten Barito Utara tersebut dihadiri oleh Kepala Seksi Pendidikan Madrasah (Kasi Penmad) Kankemenag Barito Utara, Handayani, S.Pd.I., beserta jajaran staf, seluruh kepala madrasah, guru-guru pendamping, serta para peserta OMI. Kehadiran seluruh unsur tersebut menunjukkan dukungan bersama terhadap pelaksanaan OMI sebagai salah satu wadah untuk mengembangkan potensi akademik dan prestasi peserta didik madrasah.


Dalam sambutannya, H. Arbaja menyampaikan ucapan selamat kepada seluruh peserta yang telah mendapatkan kesempatan untuk mengikuti OMI. Ia berpesan agar para peserta memanfaatkan kompetisi tersebut sebagai kesempatan untuk menunjukkan kemampuan terbaik sekaligus menambah pengalaman dan wawasan.


“Selamat berjuang dan berikan kemampuan yang terbaik. Ikuti kompetisi ini dengan sungguh-sungguh, penuh percaya diri, dan tetap menjunjung tinggi sportivitas. Kalau ada kesempatan untuk melanjutkan sampai tingkat nasional, berjuanglah semaksimal mungkin,” pesan H. Arbaja.


Lebih lanjut, ia mengingatkan para peserta agar tidak hanya mengandalkan kemampuan akademik, tetapi juga senantiasa memohon pertolongan dan kemudahan kepada Allah SWT. Menurutnya, usaha dan doa merupakan dua hal yang harus berjalan beriringan dalam meraih sebuah keberhasilan.


“Jangan lupa berdoa sebelum mengikuti setiap tahapan perlombaan. Mohon doa dan restu dari orang tua, karena doa orang tua merupakan salah satu kekuatan bagi kita dalam mencapai keberhasilan. Tetap rendah hati, jangan takut gagal, dan jadikan setiap proses sebagai pengalaman untuk menjadi lebih baik,” lanjutnya.


Kepala Kankemenag Barito Utara juga berharap seluruh peserta dapat mengikuti OMI dengan penuh semangat dan menjadikan kegiatan tersebut sebagai momentum untuk mengembangkan potensi diri. Prestasi yang diraih dalam kompetisi diharapkan tidak hanya menjadi kebanggaan pribadi, tetapi juga membawa nama baik madrasah dan Kabupaten Barito Utara.


Menurutnya, madrasah memiliki potensi besar dalam melahirkan generasi yang unggul dalam bidang akademik maupun nonakademik. Oleh karena itu, pembinaan secara berkelanjutan perlu terus dilakukan agar peserta didik memiliki kesempatan untuk mengembangkan bakat dan kemampuan yang dimiliki.


Pelaksanaan OMI juga diharapkan mampu mendorong terciptanya budaya kompetisi yang positif di lingkungan madrasah. Melalui kompetisi yang sehat, peserta didik dapat belajar mengenai kedisiplinan, ketekunan, kerja keras, tanggung jawab, serta kemampuan untuk menerima hasil dengan lapang dada.


Kankemenag Barito Utara memberikan apresiasi kepada seluruh pihak yang telah mendukung terselenggaranya OMI Tingkat Kabupaten Barito Utara Tahun 2026. Kolaborasi antara madrasah, guru, pembina, panitia, orang tua, dan peserta menjadi bagian penting dalam memastikan kegiatan dapat berlangsung dengan baik dan memberikan manfaat bagi perkembangan peserta didik.


Selanjutnya, para peserta yang berhasil meraih prestasi terbaik di tingkat kabupaten diharapkan dapat menjadi perwakilan Barito Utara untuk melanjutkan perjuangan pada tahapan berikutnya. Dengan persiapan yang matang, pembinaan yang berkelanjutan, serta dukungan dari berbagai pihak, diharapkan peserta didik madrasah Barito Utara mampu bersaing hingga tingkat nasional.


OMI bukan sekadar ajang mencari juara, tetapi menjadi ruang untuk menumbuhkan semangat belajar, mengembangkan potensi, membangun karakter, dan mempersiapkan generasi madrasah yang unggul dan berprestasi.